Tag

,

Ribuan masyarakat bantul dan sekitarnya  mengikuti prosesi labuhan ageng yang digelar Kratin Yogyakarta di pantai Parangkusumo, Parangtritis, Kvreteg Bantul, senin 12/7, 2010. Labuhan Ageng merupakan upacara adapt yang digelar setiap 8 tahun sekali. Barang-barang yang  dilabuh  berupa pamkaian yang  sebelumnya pernah dipakai Raja Kraton Yogyakarta.  Benda tersebut mencapai 36 Macam yang terbagi dalam tiga kelompok yaitu, Pengajeng, Pendherek, serta Ageman. Tradisi ini  berlangsung secara turun temurun.

Sebelum acara ini divgelar rombongan dari Kraton Yogyakarta berkumpul di Pendapa kraton di Kretek. Disini Dilakukan serah tarima barang-barang yang akan dilabuh pada pihak pemkab banntul. Estela dihitung dan dicocokkkan, barang dimasukkakn ke tandu-tandu warna merah. Upacara serah tarima dilakukan di pendapa parang kusumo setelah serah-serahan lepada sesepuh (juru kunci) pema ncingan Parang Kusumo Raden Panewu.

Sumber:

Kedaulatan Rakyat.