Tag

, , , ,

Berawal dari nama masjid Air Mata ketik dibangun pertama kali tahun 1806 Masehi oleh Ole Sya’ban bin Sanga, Seorang ulama yang berasal dari kepulauan Solor, Mangan.  Keunikan Arsitektur masjid ini terletak pada perpaduan seni arsitektur Jawa dan Cina. Dengan ukuran 10 x 10 meter, berbentuk joglo,  dengan atap genteng. Tahun 1984 masehi dilkukan pemugaran total dengan pemrakarasa Imam H. Birando bin Taher. Masjid ini kemudian diberi nama Masjid Al Baitulqadim.

Sumber: Direktori masjid Bersejarah

Departemen Agama RI

Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Islam

Direktorat Urusan Agama Islam dan pembiaan Syari’ah

Jakarta tahun 2008