Tag

, , ,

Selain masjid masjid agung Rembang yang dibangun tahun 1814 oleh Adipati Condrodiningrat, Masjid Djami di kota kecamata Sedan termasuk masdid dengan usia cukup tua yang ada di kabupaten Rembang. Masjid Djami yang sampai saat ini masih berdiri kokoh dan setiap harinya dipadati oleh umat muslim yang ada di kecamatan Sedan ini dibangun tahun 1884 Masehi.

Masjid yang satu ini terletak dipertigaan desa Sidorejo kecamatan Sedan Kabupaten Rembang. Setiap Jamaah yang masuk ke masdjid tersebut, sufdah langsung disuguhi pemandangan klasik , yaitu kokohnya tembok setinggi 2 meter yang mengelilingi masjid, disamping kanan masjid terdapat menara pengeras suara setinggi 25 meter, yang digunakan sebagai tempat adzan.

Masjid ini dibangun oleh salah satu ulama Rembang, Oesman yang kemudian dilanjutkan oleh seorang putranya Kiai Nahrowi. Generasi berikutnya sebagai tokoh yang mampu memakmurkan masjidJami Sedan adalah ulama dari Arab Saudi bernama HamzahSyatoh kebetulan datang ke Sedan bersama salah satu rekannya setelah di Arab terjadi gerakan Wahabi (perselisihan antar kaum). Berkat jasa beliolah asdjid ini masih terus dikenang oleh masyarakat Sedan. Makam belio terletak dimakam Demang Sedan dan menjadi tempat khaul oleh ribuan umat iaslam mendekati bula Syura.

Wakil ketua takmir masjid Jami Sedan Adib Munawir menjelaskan bentuk asli majid belum pernah diubah, karena konstruksinya sampai sekarang masih bagus. Namun sejak tahun 1972 masjid tersebut ditambahi serambi. Selain digunakan sebagai tempat ibadah masjid Jami Sedan juga rutin diadakan serangkaian kegiatan pegajian maupun khataman Alquran.

Sumber: KR, Rabu 2 September 2009