Tag

, , ,

Dahulu masjid ini disebut masjid Sulton, dibangun sekitar tahun 1151 H atau 1738 M, sebagai wakaf dari sultan Muhammad Baharuddin atau Raden Lambu Pangeran Ratu Jayo Wikramo dan diresmikan pada tanggal 26 Mei 1746 M. Luas masjid adalah 30 x 36 m, atau seluas 1.080 m2, dan mampu menampung 1800 jamaah. Tiang penyangganya berjumlah 4 buah da disebut Tiang Empat sditanam sedalam 10 meter dengan pondasi setebal 2 meter. Menara masjid selama masa penjajahan telah mengalami kehancuran selama 6 kali. Bentuk masjid yang ada sekarang ini ialah hasil dari pemugaran pada tahun 1824 M. Tercatat renovasi pertama kali tahun 1821 dengan memeperluas masjid menjadi 1.416 m2 (118 x 12m) dan mampu menampung 2.360 jamaah. Renovasi kedua pada tahun 1945 dengan membangun menjadi dua lantai, lantai satu seluas 1.512 m2 dan lantai dua seluas 3.024 m2, da mampu menampung 5.040 jamaah.

Sumber: Direktori masjid Bersejarah

Departemen Agama RI

Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Islam

Direktorat Urusan Agama Islam dan pembiaan Syari’ah

Jakarta tahun 2008