Tag

, , , ,

Berawal dari surau Sianok atau surau Dagang yang dibangun pertama kali pada tahun 1912 oleh Amin Mantari Sutan dari Sianok dengan mengambil lokasi di pasar Raya Solok. Surau ini pernah hancur pada tahun 1926 karena gempa bumi. Setahun kemudian masjid dibangun kembali oleh Datu Rajo Intan dengan dua lantai (lantai dua sebagai sekolah diniah dan lantai satu sebagai tempat sholat. Pada tahun 1976 namanya dirubah menjadi masjid Al-Furqon. Masjid ini pernah mengalami kebakaran bersama toko-toko dan ratusan rumah penduduk pada tahun 1981. Pada tahun 1982 dilakukan pembangunan kembali di bekas pasar Sayur Koto Panjang. Peletakan batu pertama pembangunan masjid ialah pada tahun 1983. Sampai tahu 2000 fasilitas yang dimiliki masjid ini antara lain:

  1. Tempat berwudu

  2. Kantor Dewan pengurus

  3. Kamar untuk Mubaligh

  4. Madrasah

  5. Kantor Baitul Mal Wat Tamwil

Sumber: Direktori masjid Bersejarah

Departemen Agama RI

Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Islam

Direktorat Urusan Agama Islam dan pembiaan Syari’ah

Jakarta tahun 2008