Tag

, , ,

Alamat jl. Kramat RW. 19 Kelurahan Tugu Utara Kecamatan Koja Kota Jakarta Utara, Kode pos: 14260 tlp. 021- 441 3069 Fax. 4483 5349

Masjid Raya Jakarta IslamicCentre  (JIC) dibangun pada ahir 2001 yang berdiridi atas tanah eks. Lokasi resosialisasi Kramat Tunggak, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Gagasan muncul oleh Gubernur DKI Jakarta Bpk. H. Sutiyoso pada tanggal 18 April 2001 kepada Prof. Azyunardi Azra di New York Amerika Serikat di sela-sela kunjungannya ke PBB. Pada bulan Agustus megdakan studi Komparasi ke Islamic Centre di Mesir, Iran, Inggris, dan Prancis. Masjid ini digunakan pertama kali untuk shalat Jum’at pada tanggal 6 September 2002 yang dihadiri Gubernur DKI Sutyoso. Peresmian masjid ini sendiri dilaksanakan pada 4 September 2003 oleh gubernur DKI Sutyoso.

Masjid ini di bangun denga biaya pemerintah daerah DKI dan diatas tanah Pemprop DKI.

Maksud Dan Tujuan

Kehadiran masjid ini ialah menjadi salah satu simpul pusat peradaban Islam di Indoesia dan Asia tenggara. Selain itu juga untuk;

  1. mewujudkan masjid yang makmur dan monumental sebagai sentral pembinaan umat dan budaya Islam
  2. Menyelenggarakan kegiatan pengembangan sumberdaya manusia muslim melalui dakwah, pendidikan, dan pelatihan
  3. Menyelenggarakan kegiatan pengkajian bagi pengembangan pemikiran dan wawasan Islami
  4. Menyelenggarakan kegiatan pegembangan seni budaya Islam.
  5. Menyelenggarakan kegiatan pengembangan masyarakat dan tatanan sosial
  6. Menyelenggarakan kegiatan pengembangan data dan Informasi Islam
  7. menyelenggarakan kegiatan usaha dan pengembanga bisnis Islmi
  8. mewujudkaan tata ruang lingkungan Jakarta Islamic Centre yang bernuansa Islami, indah, dan monumental Islami

Situasi Tanah dan Bangunan Masjid

a.Lokasi Tanah:

Lokasi tanah masjid terletak di jalan Raya Kramat RW. 019 Kelurahan Tugu Utara, Kec. Koja Jakarta Utara

b.Luas Lokasi

Luas lokasi 10,9 Hektar dengan batas lokasi;

Sebelah barat               : Jalan keramat Jaya

Sebelah Utara               : Permukiman Penduduk

Sebelah Timur : Pemukiman penduduk kel. Beting

Sebelah Selatan            : Rumah Sakit Tugu

c. Luas bangunan Masjid

Luas Bangunan 16.267 m, dengan arah kiblat 25.09’ dari titik barat ke utara

64.51’ dari titik utara kearah barat

d. Kapasitas tampung masjid

Ruang solat Utama mampu menampung 7.260 jamaah

Ruang solat koridor keliling mampu menampung 2.100 jamaah

Ruang solat Mezanine mampu menampung 3.560 jamaah

Plaza sholat mampu menampung 6000 jamaah

Selasar tertutup mampu menampung 1760 jamaah

e. Pengembangan Pembangunan masjid

  1. Bagian utara masjid

–        Fasilitas sosial, budaya dan pendidikan

–        Areal latihan manasik haji

  1. Bagian Timur Masjid

-      Areal pemotongan Kurban

  1. Bagian Selatan masjid

-      Perkantoran

-         Wisma/Guest House

-         Pertemuan/bisnis

f. Fasilitas Ruangan

Masjid JIC memiliki fasilitas berupa ruang solat utama, koridor, Mezanine, selasar tertutup dan plaza. Ruangan utama masjid memiliki bentangan 68 meter, tanpa tinag yang merupakan bentangan terbesar di Asia Tenggara.

g. Arsitek Bangunan

Bentuk bangunan JIC merupakan manifestasi dari sifat-sifat keperkasaan (Al-Jabbaru), Kemegahan (Al-Mutakabbiru), sekaligus kelembutan dan keindahan (Al-Lathief), yang diharapkan dapat menghapus stigma lama lokasi dengan filosofi bangunan yang bersifat monumental yang kontras dengan lingkungan sekitar, berbobot syiar yang tinggi serta ramah dan mengundang umat untuk beribadah. Arsitektur kaya aka nuasa Betawi yang identik dengan nuansa Islam dan memiliki menara tinggi 114 meter yang mengandung arti jumlah surat dalam Al-Quran.

h. Sarana Prasarana Penunjang Masjid

  1. Sarana Sirkulasi

- Tangga  eskalator dan ramp bagi penyandang cacat

  1. Ruang-ruang Tangga

- Ruang tangga diekspresikan dengan jelas dengan penonjolan-penonjolan pada bangunan utama hal ini lebih dinytakan dengan pertimbanganestetis arsitektural yaitu sebagai elemen penyeimbang.

  1. Ruang Wudlu dan Toilet

-                     Ruang wudlu dan toilet terletak di kanan kiri bangunan masjid

-                     Terdiri atas bagian Pria dan Wanita

-                     Khusus bagi penyandang cacat tersedia toilet dan wudlu dengan ramp-ramp sebagai pelengkap pencapaiannya.

  1. Menara

- Menara yang berfungsi sebagai ciri spesifik masjid dan tempat mengumandangkan adzan terletak disebelah utara dan timur laut. Pada bagian puncak dipasang penangkal petir dan lampu kedip

  1. Plaza Sholat

- Plaza ini berup plataran halaman utama masjid, karena pertimbangan arsitektur maka tempat ini lebih tinggi dari jalan masuk

- Plaza ini ialah sebagai wujud perluasan ruang masjid manakala jamaah meluap atau pada acara sholat Iul Ftri, Idul Adha,

  1. Sumber Daya Listrik

Daya listrik PLN 20 KV Tn. 345 KVA

Genset 320 KVA

Sumber air PDAM Debit 200 liter/menit, Ground tank 388,8 m.

i. Ruang-ruang kegiatan penunjang dalam bangunan Masjid

Lantai bawah terletak dibawah ruang sholat utama. Ruangan ini untuk kegiatan:

a. Ruang serbaguna

b. Ruang Mushaf Al Qur’an/Museum

c. Ruang MUI DKI Jakarta

d. Ruang LPTQ

e. Ruang KODI

f. Ruang LBIQ

g. Ruang DMI

h. Ruang BPPMI

i. Perpustakaan Masjid

Lantai Atas

Berfungsi sebagai ruang Sholat Utama. Susana interior terbagi atas dua zona, dibawah mezanine dan ruang besar berkubah. Dibawah ruang meznine akan terjadi pengaruh psikologis yang memberi perasaan menekan sehingga memberikan pengaruh terhadap keleluasaan konsentrasi. Ruang tengah yang berkubah akan terjadi pengaruh psikologis yang menimbulkan perasaan kecil/kerdil karena manusia berada diruang dengan skala monumental. Ruang berkubah ini merupakan klimaks dari urutan keseluruhan pada area masjid. Kubah masjid ini merupakan perwujudan garis lengkung (be long to god). Unsur kubah ini juga merupakan garis lengkung yang tak terhingga menuju satu pusat pengahiran. Hal ini mewujudkan ketauhidan manusia terhadap Allah SWT.

j. Personalia pengurus

Berdasarkan SK Gubernur DKI Jakarta no. 650 tahun 2004 tentang penunjukan keanggotaan pembina masjid Raya JIC adalah:

1. Ketua Pembina         : Wakil Gubernur Prop DKI

Wakil Ketua I           : Sekda Prop. DKI

Wakil II                   : Prof. DR. Quraish Shihab

2. Skretaris                   : Asisten Keshumas Sekda Prop. DKI Jakarta

Wakil sekretaris        : Dr. TB. Massa Djafar, MA.

3. Anggota                   :

-         Kepala Kanwil Departemen Agama Prop. DKI Jakarta

-         Wali kota jakarta Utara

-         Ka. Biro Administrasi prop. DKI Jakarta

-         Ka. MUI Prop DKI Jakarta

-         Ka. Biro Adkesmas Prop DKI Jakarta

-         Ka. DMI prop. DKI Jakarta

-         Prof. K.H. Ali Yafie

-         K.H. Syafi’I al Hadzami

-         Habib Syech bin Ali al-Jufri

-         Habib Ali Abdurrahman Assegaff

-         H. Husein Umar S.H.

-         K.H. Abdul Rasyid A.S.

-         Dra. Hj. Tuty Alawiyah

-         Dra. Hj. Suryani taher

-         Dr. Sechan Shehab S.H.

-         Dra. Hj. Ida Mawaddah Nur, MA.

Badan pengelola Masjid JIC berdsarkan SK. Gubernur DKI Jakarta No. 651 tahun 2004 tentang pengangkatan (penunjukan pengurus Masjid Raya JIC) adalah:

1. Kepala                                 : Drs. H. Djaelani

2. Kepala Sekretariat                :  H. Salehudin Efendi

3. Kepala Bid. Takmir              : Dr. KH. Zakky Mubarak MA.

4. Kepala Bid. Diklat                : H. Ahmad Syafi’I Mufid

5. Bidang Imarah dan programnya, antra lain:

- Menyelenggarakan ibadah-ibadah madhah sesuai dengan tuintunan syariah

- Meyelenggarakan kajian-kajian aspek-aspek bathin dalam setiap ibadah madhah (kultum ba’da jamaah)

- Menyelenggarakan kajian-kajian Islam Klasik dan Kontemporer

- Menyelenggarakan peringatan Hari-hari besar Islam yang mengandung aspek pelaksanaan Ibadah Mandhah

- Mendirikan TKA, TPA, serta wadah peningkatan kreatifitas dan inofasi dan team building bagi remaja muslim

- Pengkajian dan pengembangan forum dakwah yang sesuai dengan tuntunan dan trend Zaman agar lebih efektif dan efisien

- Pelakasnaan menejemen masjid yang profesional, efektif, efisien, berorientasi jaringan (networking) antar masjid dan lembaga dakwah

-         – Memberikan pelayanan kebutuhan dasar Ibadah danpengetahuan Keagamaan bagi masyarakat

-         – Penyelenggaraan kegiatan-kegiatan cepat tanggap permasalahan keutamaan dan kemanusiaan

-         – Pendidikan dan pelatihan

Gedung diklat menempati areal seluas 7.500 m2, disayap kanan kompleks masjid dengan luas bangunan 13.551 m2. Fasilitas yang dimiliki antaralain, Ruang kelas, Ruang seminar, latihan, Islamic Studi, Galeri, Perpustakaan, Auditorium, Labolatorium, Bahasa dan Multimedia, Labolatorium Perbankan Syariah, Studio produksi dan kantor.

Sumber: Direktori masjid Bersejarah

Departemen Agama RI

Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Islam

Direktorat Urusan Agama Islam dan pembiaan Syari’ah

Jakarta tahun 2008

About these ads